SHARE

Gara-gara Siram Poster Presiden Dengan Tinta, Wanita Ini Langsung Ditahan – Seorang wanita ditahan otoritas berwajib setelah kedapatan menyiramkan tinta ke poster yang menampilkan wajah Presiden Xi Jinping dan mengunggah video aksinya ke media sosial.

Wanita tersebut, yang diidentifikasi sebagai Dong Yaoqiong (28), mengunggah video aksinya tersebut ke akun Twitter miliknya pada 4 Juli lalu.

Dalam video tersebut dia menuduh Partai Komunis yang berkuasa telah melakukan cuci otak dan menindas warganya.

Wanita itu juga menantang pihak perwenang untuk menangkapnya.

Tindakan penyiraman tersebut diduga dilakukan Dong di distrik keuangan di Shanghai.

“Xi Jinping, saya di sini menunggumu untuk menangkap saya,” kata Dong dalam videonya seperti dikutip AFP.

Kelompok aktivis Pembela Hak Asasi Manusia Rakyat China (CHRD) yang berbasis di AS mengatakan, Dong telah ditahan pada hari yang sama dan akun media sosial miliknya telah dihapus.

Namun sebelumnya, video tersebut telah dibagikan ulang sebanyak puluhan ribu kali.

Sebelum dihapus, Dong sempat mengunggah foto sejumlah pria berseragam yang berdiri di depan apartemennya.

Atas penahanan tersebut, CHRD mengecam otoritas China yang dianggap telah menekan kebebasan berpendapat warganya demi melindungi kultus kepribadian Presiden Xi.

Otoritas kepolisian Shanghai yang dihubungi AFP membantah mengetahui kasus yang dimaksud, termasuk adanya penangkapan.

Tindakan yang dilakukan Dong, datang pada saat Pemerintah China yang tengah secara agresif menjaga kultus kepribadian Presiden Xi Jinping, terutama setelah terpilih kembali saat kongres Partai Komunis akhir tahun lalu.

Selain Dong, sang ayah Dong Jianbiao dan seorang seniman Hua Yong, menurut CHRD, juga telah ditahan karena menyerukan untuk dibebaskannya Dong di media sosial.

Tahun lalu, seniman Hua Yong sempat ditahan pada 2017 setelah aksinya mendokumentasikan pengusiran massal para migran di Beijing.

JUDI ONLINE | JUDI BOLA ONLINE | JUDI BOLA | AGEN BOLA | AGEN BOLA TERPERCAYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here